1. SICK OF IT ALL, Band Hardcore Terbaik untuk Nilai dan Kesadaran Sosial

    Unit hardcore punk legendaris asal New York, AS, Sick of It All, akan kembali menggelar konser di Jakarta pada 8 Maret mendatang berlokasi di Viky Sianipar Music Center. Sebelumnya mereka pernah tampil di Tennis Outdoor Senayan, Jakarta pada Mei 2008 silam.


    Telah diberitakan juga bahwa tiket konser tersebut sudah mulai dijual pada Kamis (10/1) di toko musik sekaligus label rekaman Trueside Jakarta yang terletak di area Bangka, Jakarta.

    Harga tiket konser tersebut untuk saat ini dijual dengan harga presale yang dipatok Rp 100 ribu, terpaut Rp 50 ribu dengan harga normal yaitu Rp 150 ribu.

    Trueside tidak sendirian dalam memboyong Sick of It All ke Jakarta, mereka bersekutu dengan tiga nama lain yang masing-masing adalah Penny Jakarta, Joorue Indonesia dan Holding True.

    Selain itu, vokalis Lou Koller, gitaris Pete Koller, bassist Craig Setari, dan drummer Armand Majidi juga dijadwalkan untuk tampil di Balai Pemuda, Surabaya sehari sebelum menghibur penggemar Jakarta mereka, tepatnya pada 7 Maret.

    Sejak dibentuk pada 1985, Sick of It All telah menelurkan sembilan album studio dengan Based on a True Story rilisan 2010 sebagai yang terakhir.

    Salah satu karakteristik Sick of It All ada di lirik yang mengandung tema sosial. Metal Hammer bahkan menganggap Sick of It All sebagai juru bicara kancah musik hardcore terbaik untuk urusan nilai dan kesadaran sosial.


    (source : Rolling Stone ID)

    1 year ago  /  0 notes

  2. Fingerprint: Top 5 Projects From 2012

    Di akhir tahun ini kami membuat ringkasan Projects yang dilakukan bersama teman - teman sekeliling kami selama Tahun 2012. 

    1. CD ALBUM “KEHIDUPAN”

    Released : Juni, 2012

    CD album “Kehidupan” yang berisi 9 lagu ini di rilis oleh Fun Records pada bulan Juni 2012. Dalam proses rekaman, album ini banyak di bantu oleh Boyi/@betistato mulai dari teknis rekaman selama di studio sampai dengan hasil akhir audio, yaitu mixing & mastering.

    Art Work dan sesi foto untuk kebutuhan cover & booklet di album “Kehidupan” dikerjakan oleh Dino 13 (SPR/Umatic/Propagandja) yang dimulai pada bulan Januari 2012.

     image 

     image

    2. VIDEO KLIP “MANIPULASI PENCITRAAN”

    Released : Juni 2012

    Video klip kami yang ketiga yaitu “Manipulasi Pencitraan” diproduksi oleh teman lama kami di 742 land, DJ Ceza & Wabo bersama tim dari Czakut Films yang berbasis di KL, Malaysia. Proses pengerjaan video ini dimulai dari awal bulan Maret 2012, dan dirilis lewat Youtube pada bulan Juni 2012 bersamaan dengan jadwal rilisan album kehidupan. Di video klip ini kami berkolaborasi dengan Dede Cranium yang mengisi pada part melodi. Dan untuk kebutuhan instrument di panggung, kami di bantu oleh Brothers Music, salah satu distributor terbesar untuk produk Schecter Guitars & Bugera Amps.

    image 

     image

    http://www.youtube.com/watch?v=Dlc1VbxxU1A

    3. MINI TOUR “KEHIDUPAN”

    Date : 5 - 7 Juli 2012

    Dua Minggu setelah album “kehidupan” terdistribusi, kami langsung melakukan mini tour tepatnya pada minggu pertama bulan Juli 2012 untuk memperkenalkan album “Kehidupan” ke kota Semarang & Jakarta. Di Semarang kami bermain di UFO Cafe bersama band Punk asal Swedia, ESKATOLOGIA. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Jakarta untuk tampil di Jakcloth 2012 dan Borneo Beerhouse di hari yang bersamaan.

    image 

    image

    4. ALBUM LAUNCH “KEHIDUPAN”

    Date : 8 Desember 2012

    Without you guys, we are nothing! itu ungkapan Bhagol (Bass) setelah selesai bermain di acara peluncuran album “Kehidupan”. Kehadiran teman-teman yang sudah memenuhi Terminal Futsal pada tanggal 8 Desember 2012 yang lalu, merupakan suatu kehormatan bagi kami dan juga pihak penyelenggara, Radio KISS FM Medan.

    image

    image

    5. BROTHER IN ARMS TOUR 2012

    Date : 13 - 18 Desember 2012

    Rangkaian tur “Brother In Arms” berjalan di 4 kota yaitu Solo, Jogja, Magelang dan Bandung bersama OUTRIGHT, TRAGEDI, EYEFEELSIX & JIHAD yang di mulai pada tanggal 13 - 18 Desember 2012.

    Tur yang sangat MENYENANGKAN ini merupakan sebuah bentuk liburan bagi kami di akhir tahun 2012. Thanks untuk Rian Patros Outright dan juga Zanoe Tragedi, yang sudah mengajak kami untuk rangkaian tur “Brother In Arms”.

    image

    1 year ago  /  0 notes

  3. [LIVE VIDEO] FINGERPRINT - LOYALTY IS OUR WAY

    Live at JAKCLOTH 2012

    1 year ago  /  0 notes

  4. [LIVE VIDEO] FINGERPRINT - WE ARE THE LAST 

    Live at MTV Exit

    1 year ago  /  0 notes

  5. [MUSIC VIDEO] FINGERPRINT - MANIPULASI PENCITRAAN

    Directed By: DJ CZA
    Produced By: WABO 

    1 year ago  /  0 notes

  6. [MUSIC VIDEO] FINGERPRINT - MANUSIA HINA

    Produced by: Kim Young Ha

    1 year ago  /  0 notes

  7. photo

    photo

    photo

    photo

    photo

    photo

    photo

    photo

    1 year ago  /  2 notes

  8. BIOGRAFI FINGERPRINT

    author by Roberto

    Fingerprint, sebuah motor hardcore-metal yang kini tengah dikendarai bersama oleh Lepot (Vocal), Dave (Guitar), Bagol (Bass) dan Rio (Drum) , yang terus melaju dan melesat dijalur skena musik keras di utara Sumatera, Indonesia. Terbentuk pada tahun 2003 yang berangkat dari sebuah pergerakan hardcore di kota Medan, yang dikenal dengan nama 742 Land. Fingerprint mengawali karir mereka dengan menjadi band yang memainkan dan mengkover lagu-lagu dari band hardcore yang cukup dikenal pada zamannya. Sampai kemudian menelurkan debut rilisan perdana mereka yang berupa E.P ( Soldier meet the Warriors ) pada tahun 2005 dengan konsep pemasaran dan publikasi yang sederhana tapi cukup mendapat respon yang baik dikalangan skena lokal. Melalui sound hardcore klasik yang diramu dengan lirik yang membangun spirit pendengar dan penggambaran kata yang cukup menarik, E.P mereka ikut meramaikan hingar bingar kebisingan underground lokal. Berjarak kurang lebih sekitar tujuh tahun dari rilisan perdana mereka, Fingerprint merilis debut album penuh mereka yang bertajuk “Kehidupan” tepat pada tahun 2012. Cukup memakan waktu yang begitu lama untuk persiapan perilisan “Kehidupan” karena terhambat oleh bongkar pasang formasi ditubuh band yang berdampak pada tertundanya juga pengumpulan materi dan berbagai proses hal teknis persiapan album lainnya. Di album ini Fingerprint semakin memantapkan langkah mereka untuk konsisten di hardcore-metal yang mereka lontarkan. Progres musik yang bereksplorasi dengan unsur punk dan thrashy dan lirik frontal yang bercerita tentang kepenatan situasi politik dan sosial, kehidupan lingkungan skena, family, brotherhood, dan spirit positif yang mereka tawarkan mendapat respon dan antusias yang baik dari pendengar. Band yang pernah menjadi pembuka konser TERROR ini percaya dengan konsistensi dari karya musik yang mereka mainkan dan tawarkan dapat menyebarkan semangat pergerakan perlawanan dalam berkehidupan dari semua lapisan unsur skena. Dan tidak cukup hanya dengan berkarya sampai disini unit hardcore-metal ini juga menjanjikan akan kembali mengusik telinga kita dengan musik yang lebih berat, melodius dan intensitas kebrutalan yang naik level di album selanjutnya, ini dibuktikan dengan penambahan personil baru didepartemen gitar. Bukan seberapa banyak kebanggan dari penghargaan yang didapatkan, bukan seberapa banyak uang yang dihasilkan, tapi bagaimana sebuah kesenangan, perkawanan, dan kebahagiaan yang mereka dapatkan dari karya yang terus dihasilkan. Dengan teriakan lantang, raungan distorsi yang menyerang nan garang, dentuman bass dan drum yang terus menggebu roda ini akan mereka jaga tetap melaju. Yes, they are Fingerprint.

     image

    1 year ago  /  0 notes